Memilih Arsitektur Aplikasi: Monolit, Modular, atau Microservices
Admin JTech
7 menit baca
Tidak Ada Pilihan Yang Selalu Benar
Monolit, modular, dan microservices semuanya punya tempat. Pilihannya bergantung pada ukuran tim, frekuensi perubahan, dan kemampuan operasional organisasi.
Pertimbangan Utama
- Ukuran tim — pemisahan layanan menuntut kemampuan pemantauan dan operasi yang lebih matang.
- Frekuensi rilis — aplikasi yang jarang berubah tidak selalu memerlukan pemisahan layanan.
- Keterampilan yang tersedia — arsitektur yang tidak dapat dirawat tim internal akan menjadi beban.
- Anggaran operasional — setiap layanan tambahan menambah kebutuhan pemantauan dan biaya infrastruktur.
Pendekatan Modular
Untuk banyak organisasi, titik seimbangnya adalah aplikasi modular: satu basis kode dengan batas modul yang tegas, sehingga bagian tertentu dapat dipisahkan kemudian bila memang diperlukan.
Keputusan Yang Didokumentasikan
Apa pun pilihannya, catat alasan dan batasannya. Dokumentasi keputusan arsitektur memudahkan tim berikutnya memahami mengapa sistem dibangun seperti itu.
Tag:
DevOps
Integrasi Sistem
SLA